Badai Tropis Nate Tewaskan 22 Orang Di Amerika Tengah

Badai Tropis Nate Tewaskan 22 Orang Di Amerika Tengah

REINHA.com – Badai tropis Nate melanda negara-negara di Amerika Tengah pada pertengahan pekan ini. Sedikitnya 22 orang tewas saat badai melewati Kosta Rika, Nikaragua, dan Honduras. Badai tersebut saat ini terus bergerak menuju Meksiko dan Amerika Serikat.

Badai Nate menyebabkan hujan deras, tanah longsor dan banjir yang menggenangi jalan, menghancurkan jembatan dan merusak rumah. Keadaan darurat telah ditetapkan di negara-negara Amerika Tengah, di mana 22 orang tewas dan 20 lainnya hilang.

Sedikitnya 8 orang tewas saat badai mencapai Kosta Rika, 11 orang tewas saat badai bergerak ke utara dan mencapai Nikaragua. 3 orang tewas di Honduras, termasuk di antaranya 2 orang pemuda yang tenggelam di sungai saat berusaha menyelamatkan diri dari badai. Seorang pria juga dilaporkan tewas dalam tanah longsor di El Salvador.

Di Kosta Rika, sekelompok orang terjebak di jalur Jalan Raya Antar-Amerika yang dikenal sebagai Gunung Kematian, setelah bus yang mereka tumpangi terjebak di antara dua tanah longsor pada Rabu malam, menurut surat kabar La Nación.

Surat kabar tersebut mengatakan salah satu penumpang, Graciela Chinchilla Fuentes, telah berkomunikasi melalui telepon genggam. Dia mengatakan bahwa dia khawatir dia akan kehabisan persediaan untuk anaknya tiga bulan sebelum mereka diselamatkan.

Ada juga kekhawatiran buaya mungkin mengintai di sekitar sungai Tárcoles yang meluap, dan bisa muncul di tempat yang biasanya tidak mereka harapkan. Pejabat setempat menyarankan penduduk untuk menghindari berdiri di air yang meluap, untuk melindungi anak-anak dan hewan peliharaan dari serangan buaya, dan untuk segera memanggil layanan darurat jika ada yang melihat buaya.

Semua perjalanan kereta api dihentikan di Costa Rica dan lusinan penerbangan dibatalkan pada hari Kamis. Lebih dari selusin taman nasional yang populer dengan turis telah ditutup sebagai tindakan pencegahan.

Badai juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah di Nikaragua. Wakil Presiden Rosario Murillo menyarankan orang untuk berhati-hati bepergian dalam hujan deras.

“Terkadang kita berpikir kita berpikir bahwa kita bisa menyeberangi sungai dan hal yang paling sulit dipahami adalah kita harus menunggu. Lebih baik terlambat daripada tidak sampai ke sana sama sekali” ucap Murillo di radio pemerintah.

Badai Nate diperkirakan akan pindah dari pantai timur Honduras pada pukul 23:00 ET (03:00 GMT) pada hari Kamis, menurut National Hurricane Center. Badai diperkirakan akan kehilangan kekuatan dan menjadi badai kategori satu sebelum mendarat di pantai selatan Amerika Serikat pada hari Minggu. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.