
Arkeolog Klaim King Arthur Sebagai Superhero Yang Diciptakan Di Abad Ke-12
REINHA.com – King Arthur merupakan seorang pemimpin legendaris Inggris yang hidup di antara akhir abad ke 5 sampai awal abad ke 6. Namun eksistensi King Arthur hingga saat ini masih diperdebatkan dan dipertentangkan oleh para arkeolog dan sejarawan modern.
Seorang arkeolog Dr Miles Russell mempelajari teks-teks abad pertengahan yang pertama kali menampilkan laporan terperinci tentang King Arthur. Salah satu teks yang dipelajarinya adalah History of the Kings of Britain, ditulis oleh Geoffrey of Monouth di tahun 1136.
Dari penelitian mendetail tersebut, Dr Russell menyimpulkan bahwa King Arthur sebenarnya tidak pernah ada di dunia nyata. Dosen senior di Universitas Bournemouth, Inggris, ini berpendapat bahwa King Arthur adalah gabungan dari beberapa tokoh panglima perang di dunia nyata dan diciptakan pada abad ke-12 sebagai ‘pahlawan super Celtic’.
“Ketika Anda melihat King Arthur secara rinci, Anda akan menyadari bahwa dia adalah gabungan dari setidaknya lima karakter yang berbeda. Dia sama sekali tidak pernah berdiri sebagai orang yang independen” ucap Dr Russel kepada The Times.
Dr Russell yakin bahwa tokoh kunci dari penciptaan King Arthur adalah Ambrosius Aurelianus, pemimpin perang Romano-Inggris. Ditambah 39 persen karakter yang diambil dari Magnus Maximus, seorang jendral Romawi yang hidup pada tahun 380-an.
Karakter lainnya diambil dari Kaisar Romawi Konstantin Agung (sekitar 8 persen), Raja Inggris Legendaris Abad ke 1, Arvirargus (24 persen), dan seorang kepala suku bernama Cassivellaunus (12 persen).
Dr Russell telah mempresentasikan temuannya tersebut di festival Majalah Sejarah BBC di Winchester pada hari Sabtu, 7 Oktober 2017. (rsn-reinha)


