
Pasangan Ini Gunakan Serangan Teror Sebagai Hadiah Pernikahan
REINHA.com – Sepasang suami istri asal Birmingham, Inggris, ditangkap dan diadili karena merencanakan serangan teror. Pasangan tersebut berencana menggunakan serangan teror sebagai hadiah pernikahan mereka.
Ummariyat Mirza, 21 tahun, menikah dengan Madihah Taheer, 21 tahun, pada bulan April tahun lalu. Menurut pesan yang dibacakan di depan pengadilan, pasangan memutuskan untuk menikah karena keduanya berpandangan radikal dan bercita-cita bergabung dengan kelompok teroris di Suriah.
Mereka kemudian merencanakan untuk saling bertukar hadiah pernikahan berupa serangan teror yang kejam. Dalam pesan-pesan tersebut juga disebutkan bagaimana mereka sempat bertengkar tentang siapa yang paling radikal di antara mereka.
Mirza dilaporkan mendapatkan hadiah dari istrinya berupa pisau untuk membunuh. Sementara Taheer mendapatkan hadiah dari Mirza berupa manekin dan pisau untuk berlatih membunuh.
Pengadilan mendengar bagaimana Mirza menawarkan untuk menusuk orang-orang sebagai hadiah pernikahan untuk pengantin wanitanya. Dimana Taheer mengatakan memiliki daftar orang-orang yang mau dibunuh dan akan menyerahkan ke Mirza jika jika Mirza sudah memasang cincin pernikahan.
Mirza mengaku bersalah karena merencanakan serangan tersebut, sementara Taheer menyangkal dengan mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud melakukan pembunuhan. Persidangan pasangan teroris itu akan berlanjut di Woolwich Crown Court.(rsn-reinha)


