Pria Ini Ancam Bunuh Putrinya Yang Menolak Kenakan Hijab

Pria Ini Ancam Bunuh Putrinya Yang Menolak Kenakan Hijab

REINHA.com – Seorang pria asal Kanada berusia 35 tahun dilaporkan telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak perempuannya yang menolak mengenakan hijab seperti yang diperintahkannya. Tidak hanya melakukan penganiayaan berupa pelecehan fisik dan verbal, sang ayah juga mengancam akan membunuh putrinya yang baru berusia belasan tahun tersebut.

Pria yang tidak disebutkan namanya tersebut, ditangkap di kota Gatineau, Quebec, Kanada pada hari Rabu, 25 Oktober 2017, dengan tuduhan melakukan ‘serangan, serangan menggunakan senjata dan ancaman kematian’ terhadap putri kandungnya sendiri.

Menurut polisi, remaja perempuan itu mengklaim bahwa ayahnya telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya selama lebih dari satu tahun karena seringkali menolak perintah ayahnya untuk mengenakan hijab.

Penganiayaan tersebut bertambah buruk setelah sang ayah mengetahui bahwa putrinya selalu melepaskan hijab tersebut setiap kali meninggalkan rumah.

“Butuh keberanian bagi gadis muda ini untuk datang ke polisi dan memberi tahu kami tentang apa yang sedang terjadi” Sgt. Jean-Paul Lemay mengatakan, seperti dikutip media lokal.

Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka berharap kasus gadis muda tersebut akan mendorong korban ‘kekerasan berbasis kehormatan’ yang lain, untuk melaporkan pelecehan fisik dan verbal yang mereka derita.

“Korban jenis kejahatan ini sering terisolasi dan sangat sulit untuk mengungkapkan apa yang dialaminya. Kami ingin mereka tahu bahwa kami akan mendengarkan mereka, dan juga akan mendukung mereka selama proses hukum” ucap Lemay.

Hayet Laggoune, presiden Pusat Islam Outaouais di Kanada, mengutuk cara yang dilakukan sang ayah untuk membuat putrinya berhijab.

“Baik agama maupun nabi kita tidak mengajarkan hal itu kepada kita. Kita harus rela melakukannya. Kita tidak bisa dipaksa memakai hijab. Kekerasan tidak dibenarkan dan kami menentangnya” ucap Laggoune. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.