Lagi, Serangan Bom Di Somalia Tewaskan 13 Orang

Lagi, Serangan Bom Di Somalia Tewaskan 13 Orang

REINHA.com – Belum reda kemarahan dunia pasca serangan bom mobil yang menewaskan lebih dari 350 orang di Mogadishu, ibukota Somalia, pada tanggal 14 Oktober lalu, serangan bom kembali terjadi di kota yang sama. Serangan kali ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 13 orang.

Serangan bom mobil bunuh diri terjadi di area sebuah hotel di Mogadishu pada hari Jumat, 28 Oktober 2017. Menurut polisi, serangan tersebut diikuti tembakan dan dilanjutkan dengan ledakan kedua yang terdengar di daerah tersebut beberapa menit kemudian.

Penyerang menargetkan hotel Nasa-Hablod yang terletak di dekat istana kepresidenan. Hotel tersebut merupakan salah satu hotel terkenal di Mogadishu dan sering dikunjungi oleh politisi Somalia dan elit lokal.

(Baca juga: Korban Tewas Bom Somalia Melonjak Hingga 358 Orang)

Kelompok ekstremis Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka juga mengatakan bahwa pejuangnya masih berada di dalam hotel.

Seorang perwira polisi setempat mengatakan bahwa pertempuran sedang berlangsung di gedung hotel tersebut.

Kapten Mohamed Hussein, seorang perwira polisi setempat, juga mengatakan kepada AP bahwa seorang pejabat senior polisi Somalia dan seorang mantan anggota parlemen termasuk di antara korban tewas.

Sedikitnya tiga orang bersenjata dengan seragam militer bergegas menuju hotel setelah ledakan pertama di dekat pintu gerbang. Seorang saksi yang selamat dari ledakan tersebut mengatakan bahwa dia melihat pejuang Al-Shabab menyerbu gedung tersebut.

Serangan tersebut terjadi hanya dua minggu setelah serangan paling mematikan di Somalia dalam satu dekade, yang merenggut nyawa lebih dari 350 orang. Pada 14 Oktober, dua ledakan bom mobil mengguncang ibukota Somalia tersebut.

Ledakan pertama dan paling dahsyat terjadi di dekat Hotel Safari yang terletak dekat dengan kementerian luar negeri di pusat kota yang sibuk. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun pihak berwajib mencurigai Al-Shabab berada di balik serangan mematikan tersebut. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.