Trump Dan Putin Sepakat Untuk Kalahkan ISIS Di Suriah

REINHA.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah sepakat untuk memerangi kelompok teroris ISIS di Suriah sampai benar-benar dikalahkan. Pernyataan tersebut dipublikasikan setelah kedua pemimpin tersebut bertemu di sela-sela pertemuan puncak Asia-Pasifik di Vietnam pada hari Sabtu, 11 November 2017.
(Baca juga: Komedian Berusia 4 Tahun Terpilih Sebagai Wanita Inspiratif)
Pernyataan tersebut disampaikan oleh perwakilan Kremlin Moksow pada hari Sabtu, 11 November 2017, yang menyebutkan bahwa para pemimpin telah sepakat bahwa konflik di Suriah tidak memiliki solusi militer.
Mereka juga menegaskan tekad mereka untuk mengalahkan ISIS dan meminta semua pihak untuk ambil bagian dalam proses perdamaian Jenewa. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih atas pernyataan tersebut.
Pertemuan antara Trump dan Putin telah banyak diperkirakan pada pertemuan puncak Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), namun beberapa rincian telah muncul. Secara total, kedua pemimpin tersebut dilaporkan tela melakukan tiga pertemuan dalam waktu 24 jam di kota pelabuhan Da Nang, Vietnam.
Rusia telah menjadi sekutu utama pemerintah Suriah dalam perang saudara selama enam tahun ini. Sementara AS telah mendukung pemberontak Suriah dan Kurdi di lapangan, dan sejak tahun 2014, koalisi AS melakukan serangan udara terhadap ISIS di Suriah.
Kelompok jihad telah diusir dari benteng utamanya di Suriah dalam beberapa bulan terakhir oleh kombinasi ofensif yang melibatkan tentara Suriah dan koalisi Kurdi dan Arab.
Bulan lalu Pasukan Demokratik Suriah yang didukung oleh AS (SDF) menyatakan bahwa mereka memegang kendali penuh Raqqa, sebuah kota yang menjadi markas besar “kekhalifahan” IS pada tahun 2014. (rsn-reinha)


