Bencana Tanah Longsor Tewaskan 26 Orang Di Filipina

Bencana Tanah Longsor Tewaskan 26 Orang Di Filipina

Bencana Tanah Longsor Tewaskan 26 Orang Di Filipina
Badai Kai-Tak / The Weather Channerl

REINHA.com – Sedikitnya 26 orang tewas dan puluhan orang lainnya masih hilang dalam bencana tanah longsor yang terjadi di sebuah provinsi di Filipina. Tanah longsor dipicu oleh badai tropis Kai-Tak yang mengakibatkan hujan lebat di Filipina pada Minggu, 17 Desember 2017.

Badai Kai-Tak memutus aliran listrik di banyak daerah, memaksa pembatalan beberapa jadwal penerbangan, dan mendorong hampir 88.000 orang untuk mencari perlindungan di pusat-pusat evakuasi bencana. Banyak daerah yang banjir, merusak tanaman dan infrastruktur.

Dinas Pengurangan dan Penanggulangan Resiko Bencana Provinsi di pulau Biliran mengatakan bahwa sedikitnya 26 warga telah meninggal. Namun Dewan Pengurangan Resiko Bencana Nasional (NDRRMC) belum membuat pengumuman resmi mengenai jumlah korban jiwa.

Gubernur Biliran, Gerardo Espina Jr, membenarkan kematian tersebut dalam sebuah wawancara dengan radio DZMM. Beliau juga menyampaikan bahwa ada 23 orang yang hilang dan belum ditemukan.

(Baca juga Badai Ophelia Tewaskan 3 Orang Di Irlandia)

“Kami menerima laporan tiga kematian yang berasal dari DILG (Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah) tapi ini belum terkonfirmasi. Kami masih berusaha memeriksa yang lain” kata juru bicara NDRRMC Romina Marasigan.

Badai Kai-Tak telah melemah menjadi depresi tropis setelah melenggang melalui wilayah timur Visayas pada hari Sabtu, 16 Desember 2017. Badai disertai hujan lebat tersebut memukul pulau-pulau dan kota-kota pesisir seperti Kota Tacloban, lokasi dimana supertyphoon Haiyan menewaskan 8.000 orang pada tahun 2013.

Dikenal sebagai Urduja, badai Kai-Tak memiliki kecepatan sejauh 55 kilometer (31 mil) per jam dengan hembusan udara hingga 80 km / jam, menurut buletin biro cuaca setempat.

# Bencana Tanah Longsor Tewaskan 26 Orang Di Filipina (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.