Rusia Tuduh Amerika Latih Militan Termasuk ISIS

REINHA.com – Dua kendaraan off-road yang membawa senjata buatan Eropa dihancurkan oleh pasukan Suriah di dekat markas AS di Al-Tanf, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Lima militan meninggal dan materi propaganda IS ditemukan di lokasi kejadian.
Dikutip dari RT, sebanyak tiga kendaraan off-road dengan persenjataan berat yang dipasang di atasnya terlihat oleh sebuah unit milisi Suriah yang berpatroli di perbatasan wilayah yang dikuasai AS di Al-Tanf, kata Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Jumat dalam sebuah siaran pers.
(Baca juga: Pria Pencinta Ular Tewas Dililit Ular Kesayangannya)
Orang-orang Suriah melepaskan tembakan, menghancurkan dua kendaraan dan membunuh lima militan. Kendaraan ketiga berhasil kembali ke Al-Tanf, kata kementerian tersebut. Saat memeriksa lokasi pertempuran, pasukan milisi menemukan materi propaganda Islamic State (IS, sebelumnya ISIS), peralatan perang elektronik buatan Eropa dan sejumlah besar amunisi senjata ringan.
Kelompok militan yang terbunuh itu bisa jadi anggota kelompok bersenjata AS, menurut kementerian tersebut. “Bendera yang membawa lencana ‘Pasukan Martir Ahmad al-Abdo’ ditemukan di dalam kendaraan,” kata pernyataan tersebut, merujuk pada sebuah nama sebuah kelompok militan yang dilatih oleh Pasukan Khusus Amerika di Al-Tanf.
Militer Rusia yakin pasukan AS telah secara efektif mengubah basis militer mereka di dekat kota Al-Tanf di wilayah tenggara Suriah yang menjadi tempat pelatihan teroris.
(Baca juga: Serang Markas ISIS Di Suriah, Koalisi AS Tewaskan 150 Militan)
Militan yang dilatih di sana “pada dasarnya adalah ISIS,” Kepala Staf Umum Valery Gerasimov mengatakan kepada media Rusia pada bulan Desember yang lalu, menambahkan bahwa mereka “mengubah bendera mereka, mengambil nama yang berbeda – ‘Tentara Suriah Baru’ dan lainnya.
Saat ini militan berencana untuk melarikan diri dari daerah Al-Tanf dan mempersiapkan serangan mereka di provinsi Suriah di Damaskus, Homs dan Deir-ez-Zor “untuk melibatkan dan menarik kembali pasukan Suriah” melawan teroris di Idlib, kata Menteri Pertahanan Rusia.
“Fakta-fakta ini mengkonfirmasi bahwa AS benar-benar terlibat dalam pelatihan berbagai faksi ‘oposisi bersenjata’ dibentuk dari kelompok berafiliasi dengan Islam yang sebelumnya dikalahkan oleh tentara Suriah untuk menggagalkan proses perdamaian Suriah,” kata Kementerian Pertahanan .
Ini bukan pertama kalinya Rusia menuduh militer AS mengubah daerah Al-Tanf menjadi tempat persembunyian teroris.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan AS menggunakan Al-Tanf untuk melatih militan, termasuk IS. Ia juga mengatakan sebelumnya bahwa sejumlah serangan terhadap pasukan pemerintah berasal dari daerah tersebut. Amerika telah menyerang pasukan Suriah dan sekutu mereka di luar wilayah yang diduduki dengan mengklaim bahwa mereka merupakan ancaman bagi kontingen AS.
# Rusia Tuduh Amerika Latih Militan Termasuk ISIS (jmw-reinha)


