Katakan Dirinya Sudah Tua, Duterte Berjanji Untuk Mundur Tahun 2020

REINHA.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan dia tidak memiliki energi lagi untuk menjalankan negara dan lebih memilih pensiun lebih awal dari pada menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden.
“Saya tidak akan menunggu sampai 2022,” kata Duterte.
Tokoh oposisi dan organisasi hak asasi manusia internasional telah lama berbicara tentang kediktatoran Duterte, termasuk melakukan perang obat brutal yang telah menyebabkan ribuan orang tewas. Sekarang nampaknya masa jabatannya akan berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan dimana Duterte bersikeras mengatakan dia “akan mengundurkan diri pada tahun 2020.”
(Baca juga: Viral, Guru Di Ghana Mengajar Komputer Tanpa Komputer)
“Aku tua. Saya tidak punya ambisi lagi. Saya benar-benar ingin beristirahat, “pria berusia 72 tahun itu menambahkan. Ucapan tersebut merupakan langkah nyata untuk menghilangkan ketakutan domestik bahwa Duterte berusaha untuk meniru mantan diktator Filipina Ferdinand Marcos.
Marcos memerintah negara kepulauan tersebut dari tahun 1965 sampai dia digulingkan oleh revolusi “kekuatan rakyat” pada tahun 1986, dan sangat korup. Diktator itu sendiri digambarkan dengan pemborosan dan kebrutalannya.
Duterte telah menganjurkan untuk memindahkan negaranya ke arah federalisme, sama seperti pemerintah Amerika Serikat, dalam upaya untuk menyatukan keberagam Filipina, mengatasi ketidaksetaraan dan memberdayakan pemerintah daerah.
Namun untuk melakukan ini, konstitusi negara, yang diadopsi pada tahun 1987, harus diubah. Upaya sebelumnya telah gagal dimana masyarakat sipil dan pemimpin agama enggan melihat kembalinya sosok Marcos-esque.
Duterte sendiri telah membuat komentar yang kontradiktif mengenai status diktatornya di masa lalu. Pada bulan Januari dia memohon penegakan hukum untuk menembaknya jika dia berusaha bertahan lebih lama.
“Jika saya terlalu lama dan ingin menjadi seorang diktator, tembak saya, saya tidak bercanda. Jika saya memperpanjang masa jabatan saya bahkan hanya dalam satu hari, saya meminta Angkatan Bersenjata Filipina dan Polisi Nasional Filipina untuk tidak mengizinkan” kata Duterte
Namun dua minggu kemudian dia mengatakan bahwa jika bukan karena gaya diktatornya, negaranya akan mandek dan tidak pernah membaik.
# Katakan Dirinya Sudah Tua, Duterte Berjanji Untuk Mundur Tahun 2020 (jmw-reinha)


