Cuaca Buruk Di Eropa, Lebih Dari 60 Orang Tewas

REINHA.com – Cuaca buruk berupa badai salju dan angin kencang di benua Eropa masih terus berlanjut. Hingga saat ini dilaporkan ada lebih dari 60 orang yang tewas di seluruh Eropa, 23 orang diantaranya tewas di Polandia, di mana suhu udara turun di bawah nol derajat.
Cuaca buruk berawal dari datangnya Badai Emma pada hari Kamis, 1 Maret 2018, yang menyebabkan badai salju di beberapa wilayah Inggris, Wales dan Irlandia.
Orang Inggris menyebut badai ini sebagai ‘The Beast from the East’, sementara orang Belanda menyebutnya ‘Siberian Bear’ dan orang Swedia menyebutnya ‘Snow Cannon’.
Badai ini mengakibatkan banyak sekali kerugian dan gangguan di negara-negara Eropa. Penerbangan masuk dan keluar dari bandara Dublin dan Cork, Irlandia, ditangguhkan sampai setidaknya hari Sabtu. Semua sekolah di Irlandia ditutup dan orang-orang didesak untuk tidak bepergian dengan kendaraan.
Di beberapa bagian di Italia tengah, es memaksa penutupan beberapa jalan dan jalur kereta api. Beberapa layanan kereta api yang dioperasikan oleh Eurostar antara London, Paris dan Brussels juga dihentikan.
(Baca juga: 129 Orang Tewas Akibat Cuaca Ekstrim Di China)
Tempat penampungan dibuka karena keadaan sulit tidur menjadi perhatian utama. Pasukan Angkatan Darat dipanggil untuk membantu angkatan kerja sipil di Inggris dan Irlandia.
Penyebab Kematian
Di Polandia, sebagian besar korban tewas adalah orang-orang yang sedang tidur nyenyak. Kematian disebabkan oleh kombinasi udara dingin dan alkohol yang diminum oleh para gelandangan yang berharap mendapat kehangatan dengan minuman tersebut.
“Ketika suhu malam hari mencapai -15C (5F), karena sudah seminggu penuh suhu dingin di ibukota Polandia, dingin dan alkohol menjadi kombinasi yang mematikan” ucap Adam Easton, koresponden BBC.
Selama sepekan terakhir, cuaca dingin telah menewaskan 7 orang di Slovakia, 6 orang di Republik Ceko, masing-masing 5 orang di Lithuania dan Perancis (tidak termasuk korban longsoran salju di pegunungan Alpen sebanyak 4 orang) dan setidaknya 3 orang di Spanyol.
Italia, Rumania, Serbia dan Slovenia masing-masing mencatat ada 2 kematian. Sementara 1 orang tewas di Inggris. Belanda, Swedia, dan Norwegia masing-masing juga mencatat 1 kematian terkait cuaca buruk ini.
Kondisi tersebut dikabarkan telah membaik di beberapa wilayah di Eropa, dan suhu diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Namun di timur laut Eropa diperkirakan akan tetap dingin, dan cuaca yang relatif dingin cenderung berlanjut di beberapa wilayah di Inggris dan Irlandia.
# Cuaca Buruk Di Eropa, Lebih Dari 60 Orang Tewas (rsn-reinha)


