Tampar Tentara Israel, Tamimi Divonis 8 Bulan Penjara

Tampar Tentara Israel, Tamimi Divonis 8 Bulan Penjara

Tampar Tentara Israel, Tamimi Divonis 8 Bulan Penjara
Ahed Tamimi, saat demonstrasi dekat Ramallah tahun lalu – Abbas Momani/Agence France-Presse – Getty Images

REINHA.com – Ahed Tamimi, seorang remaja Palestina yang berselisih dengan tentara Israel di Tepi Barat telah menjadi simbol perlawanan di seluruh dunia, namun karena hal tersebut membuat dia dipenjara tanpa jaminan, Tamimi dijatuhi hukuman penjara delapan bulan di pengadilan militer pada hari Rabu.

Tamimi gadis 17 tahun telah melewati masa persidangannya dan akan bebas pada bulan Juli kata pengacaranya. Ini temasuk denda ekitar $ 1.400 dan hukuman percobaan tiga tahun.

Pada 15 Desember, beberapa jam setelah sepupu Tamimi ditembak di wajah dengan peluru karet selama bentrokan antara penduduk desa Nabi Saleh dan pasukan Israel, Tamimi meluapkan amarahnya kepada dua orang tentara bersenjata berat yang berpatroli di halaman depan rumahnya.

(Baca juga: Ilmuwan Berhasil Mengidentifikasi Mumi Berukuran 15 Cm)

Tamimi, mengenakan kaffiyeh di atas jaket denimnya, berteriak, meninju, menampar dan menendang salah satu tentara, seorang perwira Isreal.

Petugas itu menatapnya tanpa ekspresi, menerima beberapa pukulan, menghindari, tetapi tidak membalas, lalu akhirnya tentara tersebut bersama rekannya pergi. Beberapa hari kemudian, video perkelahian disiarkan di televisi Israel, memicu perdebatan di kedua kubu yang bertikai dan mengubah remaja berambut pirang, bermata biru dan tampaknya tidak takut menjadi pahlawan bagi pendukung Palestina.

Orang-orang Israel berdebat tentang apakah para tentara telah menunjukkan keagungan dan ketabahan yang mengagumkan atau semacam kelemahan dan kerentanan yang dapat mengirim sinyal berbahaya kepada musuh-musuh negara.

Sedangkan masyarakat Palestina menghujani Tamimi dengan pujian dimana perlawanan tanpa senjata dikatakan efeltif.

Tamimi ditangkap tengah malam setelah video tersebut disiarkan televisi. Ibunya dan seorang sepupu berusia 20 tahun, Nour Tamimi, juga dituntut.

Dalam persidangan yang tertutup untuk umum dan media para pejabat Israel berdahlil bahwa hal tersebut dilakukan untuk melindungi privasi Tamimi.

Ketiga wanita setuju mengajukan penawaran pada hari Rabu. Ahed Tamimi mengaku bersalah karena menyerang tentara tersebut dan dua dakwaan lainnya mengganggu seorang tentara dan hasutan, kata militer Israel. Tuduhan lain, termasuk lemparan batu.

# Tampar Tentara Israel, Tamimi Divonis 8 Bulan Penjara

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.