Fahri Hamzah Komentari Foto Mesra Dirinya Dengan Presiden Jokowi

Fahri Hamzah Komentari Foto Mesra Dirinya Dengan Presiden Jokowi

Fahri Hamzah Komentari Foto Mesra Dirinya Dengan Presiden Jokowi
Fahri Hamzah – Jokowi

REINHA.com – Foto Presiden Joko Widodo tampak terlihat harmonis dengan beberapa angota DPR RI yang sering mengkritik dirinya beredar di media sosial. Dalam foto tersebut juga ada Fahri Hamzah. Fahri Hamzah terlihat tersenyum lebar disamping Jokowi.

Diinformasikan media Kantor Staf Presiden, foto tersebut adalah foto disaat Presiden Joko Widodo memenuhi undangan Ketua DPR Bambang Soesatyo, untuk berbuka puasa bersama di rumah dinasnya yang berlokasi di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Senin, 28 Mei 2018.

Mengomentari foto tersebut, Fahri Hamzah mengatakan melalui akun media sosialnya “gambar tersebut dianggap oleh orang-orang yang tidak paham bahwa kritik itu sehat sebagai sebuah gambar yang ganjil. Mereka mengira bahwa kalau kita saling kritik diruang pulik maka kita tidak boleh mesra. Kalau bisa jangan bertemu dan bertegur sapa. Persis anak SD-SMP.

(Baca juga: Ribuan e-KTP Tercecer, Fadli Zon: Wajar Timbul Banyak Prasangka, Ini Tahun Politik)

Lebih lanjut lagi Fahri Hamzah mengatakan, disisi lain, bukan karena kita bertemu presiden lalu ruang publik kosong dari kritik. Itu ekstrem yang berbahaya dalam kultur kita. Kritik dianggap permusuhan tapi pertemuan sering hilangkan sikap kritis. Senang main belakang dan tak mau terus terang.

Kultur ekstrem itu yang melahirkan dua peran ekstrem di sekitar kekuasaan. Ada peran yang tidak suka kritik lalu ingin membungkamnya dengan segala cara. Wabah ini sedang terjadi. Lalu ekstrem lainnya adalah penjilat dan ABS (Asal Bapak Senang).

Fahri Hamzah Komentari Foto Mesra Dirinya Dengan Presiden Jokowi
Tweet Fahri Hamzah

Pembungkaman sedang marak, dari sekedar pelarangan (bredel) sampai operasi penangkapan dan kriminalisasi terhadap yang dianggap berbeda dengan rezim. Ini tidak saja terjadi di media tapi juga terjadi di kampus, tempat mimbar kebebasan akademik seharusnya dijaga.

Para penjilat di sekitar kekuasaan manapun selalu menawarkan jalan pintas pengendalian opini dan kebebasan. Kalau tidak bisa menyuap dan menyogok atau membeli, maka mereka akan menggunakan kekuasaan untuk membungkam dan bahkan membunuh pengkritik.

Dan bagi pemimpin yang bermental feodal, maka PRILAKU orang di sekitar yang suka menjilat dan ABS akan menjamur. Karena itulah pemimpin harus waspada dan berjiwa egaliter. Itulah mental para pendiri bangsa Indonesia juga para nabi dan Rasul.

Selain itu Fahri mengatakan, kita harus mentradisikan kembali kedewasaan berpolitik. Kita harus kembali kepada falsafah Pancasila. Pemimpin tidak boleh feodal apalagi Baper. Pemimpin harus mentradisikan kritik dan keterbukaan. Bila perlu pecat anak buah yang suka menjilat dan ABS.

Fahri mengungkap bahwa kritik yang diberikan dirinya untuk penguasa takkan berhenti apabila dirinya melihat secara kasat mata masih ada yang salah. Dan kebetulan dirinya sekarang berada ditempat dimana orang bicara dan berpendapat. Maka, nampak sempurna di mata orang lain pun takkan membuat dirinya diam.

# Fahri Hamzah Komentari Foto Mesra Dirinya Dengan Presiden Jokowi

  • 4
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.