Ledakan Amunisi Di Baghdad, Sedikitnya 18 Orang Tewas

REINHA.com – Sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 90 orang mengalami luka-luka dalam ledakan bom yang terjadi di distrik Kota Sadr, Baghdad, Irak, pada hari Rabu, 6 Juni 2018.
Kementerian Dalam Negeri Irak belum mengungkapkan jumlah pasti korban tetapi telah mengkonfirmasi ada korban jiwa dan cedera. Sumber polisi Irak mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah korban tewas saat ini mencapai 18 orang.
Pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri berisi ketidaksesuaian yang belum dijelaskan oleh pihak berwenang.
Seorang jurubicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa ledakan itu adalah hasil dari peledakan cache amunisi dan pasukan keamanan telah membuka penyelidikan.
Menurut sumber polisi, amunisi itu disimpan di sebuah masjid dan ledakan itu terjadi ketika sedang dipindahkan ke sebuah mobil yang diparkir di dekatnya.
Namun, televisi pemerintah sebelumnya mengutip juru bicara kementerian yang menggambarkan ledakan itu sebagai “agresi teroris terhadap warga sipil”.
(Baca juga: Anak Ini Dipisahkan Dari Ibunya Yang Tewas Setelah Gempa Iran-Irak)
Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan mobil dan bangunan yang hancur. Ada juga laporan di kantor berita Timur Tengah tentang kemungkinan ledakan kedua.
Kota Sadr adalah kubu ulama Syiah yang populer, Moqtada al-Sadr, yang memenangkan blok politik dalam pemilihan parlemen negara itu bulan lalu. Penghitungan ulang penuh dalam pemilihan suara diperintahkan oleh parlemen pada hari Rabu.
Pada bulan Mei, dua bom rakitan ditujukan ke markas besar Partai Komunis Irak, yang merupakan bagian dari blok Sadr.
# Ledakan Amunisi Di Baghdad, Sedikitnya 18 Orang Tewas (rsn-reinha)


