Mengenal Diabetes Juvenile Atau Diabetes Melitus Tipe 1

Mengenal Diabetes Juvenile Atau Diabetes Melitus Tipe 1

Mengenal Diabetes Juvenile Atau Diabetes Melitus Tipe 1
Ilustrasi @Getty Images

REINHA.com – Menurut Departemen Kesehatan Indonesia Infodatin-diabetes, diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur keseimbangan gula dalam darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia).

Penderita diabetes juvenile atau diabetes melitus tipe 1, tubuhnya tidak mampu untuk memproduksi cukup insulin atau tidak dapat memproduksi lagi insulin dikarenakan sistem imun yang terganggu. Pankreas sebagai organ penghasil insulin mengalami kerusakan karena adanya serangan dari sistem imun itu sendiri.

(Baca juga: Bukan Penyakit Menular, Ini Tanda Orang Mengidap Penyakit Vitiligo)

Diabetes melitus juvenile atau tipe 1 lebih banyak dan sering menyerang anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian, anak yang memiliki riwayat keluarga pengidap penyakit diabetes melitus, memiliki peluang yang lebih besar mengidap penyakit ini. Tidak hanya dari riwayat keluarga, aktivitas, lingkungan dan pola makan yang tidak baik juga bisa menjadi penyebab munculnya diabetes juvenile. Gejala awal yang ditimbulkan pun kadang tidak jelas dan baru disadari setelah anak mengalami mual, muntah mengalami koma hingga berujung pada kematian.

Perlunya deteksi sedini mungkin, yang bisa dilakukan oleh orang tua, tenaga kesehatan dan masyarakat sekitar agar bisa mencegah dan meminimalisir angka kecacatan dan kematian bagi anak.

Adapun gejala dan tanda yang bisa terlihat dari penderita diabetes juvenile yaitu sebagai berikut :

a. Pandangan yang kabur
b. Meningkatnya frekuensi buang air kecil
c. Merasa lebih cepat haus dan lapar
d. Rasa lelah yang dirasakan setiap saat
e. Lebih mudah mengalami infeksi
f. Luka yang ada mengalami masa penyembuhan yang lama
g. Sering merasa kaku atau kesemutan pada kaki
h. Berat badan yang semakin menurun

Anak-anak yang mengalami diabetes juvenile atau dibetes melitus tipe 1 menjalani terapi berupa pemberian insulin, pemantauan dan pengaturan pola makan, olahraga teratur dan pemberian edukasi. Kontrol teratur sangat perlu dilakukan mengingat bahwa penyakit ini penyebab utamanya adalah autoimun. Belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan dengan total penyakit ini, namun mempertahankan kualitas hidup yang baik dari si penderita adalah prioritas utama dalam pengobatan penyakit diabetes juvenile.

# Mengenal Diabetes Juvenile Atau Diabetes Melitus Tipe 1

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.