Gerejanya Disegel Pemkot Jambi, Warga: Kami Hanya Ingin Beribadah

Gerejanya Disegel Pemkot Jambi, Warga: Kami Hanya Ingin Beribadah

Gerejanya Disegel Pemkot Jambi, Warga: Kami Hanya Ingin Beribadah
Sejumlah warga menangis di depan Gereja Methodist @tribunjambi/tommy kurniawan

REINHA.com – Sejumlah warga menangis di depan Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi di kawasan Jalan Lingkar Barat III, Kota Jambi. Warga menangis karena Pemkot Jambi melakukan penyegelan terhadap gereja mereka. Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi disegel karena tidak memiliki izin.

Dikutip dari tribun jambi, puluhan masyarakat mengutuk keras aksi penyegelan yang dilakukan oleh Pemkot Jambi tersebut.

(Baca juga: Organisasi Konservasi Internasional Bentuk Aliansi Penyelamatan Badak Sumatera)

Menurut pengakuan dari salah seorang warga, Sinaga, gereja yang berada di Jalan Lingkar Barat Tiga ini sudah berdiri selama 18 tahun. Namun Pemkot Jambi disebut belum memberikan izin.

“Mereka menolak tapi tidak tahu alasanya apa. Padahal ini tempat ibadah. Kami tidak pernah mengganggu masyarakat dari agama lain di sini. Kita di sini saling membantu,” tuturnya Sinaga.

Pengakuan dari warga lain, David mengatakan bahwa beberapa masyarakat sebelumnya sudah mengajukan surat izin kepada Pemkot Jambi, namun ternyata tidak diberikan.

“Kami mengajukan izin tapi tidak diberikan. Sekarang mendadak mau disegel bae, dak setujulah kami,” kata David.

“Kami cuman mau beribadah, tolong kasihlah kami tempat ibadah. Kami swadaya membangun gereja ini,” lanjut David.

# Gerejanya Disegel Pemkot Jambi, Warga: Kami Hanya Ingin Beribadah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.