Targetkan Pasukan Iran, Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus

Targetkan Pasukan Iran, Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus

Sebuah rudal anti-pesawat Suriah ditembakkan ke langit dekat Damaskus selama dugaan serangan udara Israel pada 6 Januari 2021. (Tangkapan layar: SANA)

REINHA.com – Pasukan Iran dilaporkan menjadi sasaran dalam serangan udara Israel. Belum ada tanggapan resmi dari Israel, namun serangan tersebut diduga merupakan tanggapan Israel atas serangan terhadap kapal milik Israel di Teluk Oman pada hari Kamis.

Tentara Suriah mengatakan pada Minggu malam, bahwa roket yang ditembakkan Israel menghantam bagian selatan Damaskus, menurut sumber intelijen regional menargetkan aset yang berhubungan dengan Iran.

(Baca juga: Para Uskup Papua Mendesak Para Pemimpin Untuk Fokus Pada Kebaikan Bersama)

Sebuah pernyataan tentara Suriah mengatakan serangan itu datang dari Dataran Tinggi Golan dan telah menjatuhkan sebagian besar rudal, dalam serangan kedua dalam waktu kurang dari sebulan di pinggiran ibu kota.

Seorang juru bicara militer Israel menolak mengomentari laporan tersebut.

Israel telah mencapai target yang lebih luas dari biasanya sejak awal tahun, termasuk serangan besar-besaran terhadap benteng-benteng yang terkait dengan Iran lebih jauh ke timur dekat perbatasan Irak.

(Baca juga: Suriah Anggap Serangan AS Pengecut Dan Mendesak Biden Tidak Gunakan Hukum Rimba)

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada hari Jumat mengatakan Israel mengambil tindakan “hampir setiap minggu” untuk mencegah berkembangnya kubu Iran di Suriah.

Sumber-sumber intelijen regional mengatakan pasukan Quds Iran dan milisi yang didukungnya, telah menyebar di Suriah dalam beberapa tahun terakhir, memiliki kehadiran yang kuat di lingkungan Sayeda Zainab di selatan Damaskus di mana milisi yang didukung Iran memiliki serangkaian pangkalan bawah tanah.

Israel secara teratur menyerang dengan target Iran di Suriah dalam beberapa tahun terakhir, dan meningkatkan serangan seperti itu di tahun ini. Serangan tersebut digambarkan sumber-sumber intelijen Barat sebagai perang bayangan untuk mengurangi pengaruh Iran.

Kepala Staf Israel Letnan Jenderal Aviv Kochavi mengatakan pada bulan Desember, Israel telah mencapai lebih dari 500 target pada tahun 2020.

Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak pernah secara terbuka mengakui ada pasukan Iran yang beroperasi atas namanya dalam perang saudara Suriah, hanya Teheran telah mengirim penasihat militer.

Masuknya ribuan milisi Syiah dari Afghanistan ke Lebanon untuk berperang bersama Assad telah membantu penguasa otoriter itu bertahan dari pemberontakan bersenjata yang meluas yang muncul dari tindakan keras terhadap protes pro-demokrasi pada tahun 2011.

Sumber intelijen Barat mengatakan serangan Israel tahun ini telah merusak kekuatan militer Iran yang luas di Suriah tanpa memicu peningkatan besar dalam permusuhan.

Iran telah membangun terowongan bawah tanah dan untuk mengurangi dampak dari serangan berulang Israel pada infrastruktur militernya kata pembelot militer Suriah.

# Targetkan Pasukan Iran, Israel Serang Daerah Sekitar Damaskus

  • 5
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.