
MenKeu Jerman Ingin Pulangkan Imigran Dalam 3 Tahun
REINHA.com – Menteri Keuangan Jerman, Bavarian FM Marcus Söder, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spiegel bahwa ia ingin memulangkan para imigran yang mengungsi ke Jerman kembali ke Negara mereka. Menurutnya sudah terlalu banyak imigran yang membanjiri Jerman berkat kebijakan pintu terbuka Kanselir Merkel.
“Dalam hal tertentu, kita perlu me-reunifikasi keluarga migran, kita harus memulangkan beberapa ratus ribu pengungsi dalam tiga tahun ke depan. Kami telah memberikan perlindungan pada banyak orang dari perang sipil di negara mereka, tetapi jika situasi di negara asal membaik, mereka harus kembali ke sana untuk membangun kembali kampung halaman mereka” ucap Bavarian.
“Prosedur Hukum Asylum menetapkan bahwa orang harus kembali ke tanah air mereka ketika mereka tidak perlu lagi melarikan diri” tegasnya, sambil mengingatkan bahwa beberapa negara asal pengungsi, seperti Afghanistan dan Irak, telah memiliki wilayah yang aman di mana migran bisa membangun kembali hidup mereka.
Seperti dilansir RT News, 27 Agustus 2016, pernyataan Bavarian lebih lanjut menunjuk ke perdebatan baru mengenai para imigran yang mengenakan pakaian Muslim di tempat umum di Jerman, terutama burqa dan niqab. Menurutnya kerudung wajah penuh yang di pakai wanita Muslim itu tidak kompatibel dengan nilai-nilai budaya Jerman.
“Siapapun yang ingin tinggal di sini harus beradaptasi dengan nilai-nilai kami, dan bukan sebaliknya. Burqa tidak kompatibel dengan Jerman. Jika seseorang ingin tetap memakainya, seseorang ini harus melakukannya di tempat lain” ucap Bavarian dengan tajam. (rsn-reinha)


