
Kematian Raja Thailand Kacaukan Liburan Turis Mancanegara
REINHA.com – Kematian Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, tidak hanya membawa kesedihan bagi rakyat yang sangat mencintai pemimpinnya tersebut, tapi juga membuat para turis mancanegara merasa kecewa karena liburan mereka menjadi terganggu.
Sejumlah turis mancanegara yang saat ini sedang menghabiskan waktu liburan di negeri gajah putih itu mengaku bahwa kematian Raja Thailand telah mengganggu kenyamanan liburan mereka. Hal ini berkaitan dengan sejumlah keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah Thailand.
Pemerintah Thailand telah mengumumkan masa berkabung panjang yaitu selama satu tahun. Tak hanya itu, pemerintah juga membatasi akses masuk ke sejumlah lokasi wisata selama masa berkabung tersebut. Rencana konser penyanyi Inggris, Morrissey, di Bangkok pun telah dibatalkan
Selain itu, turis mancanegara juga diperingatkan untuk “menghormati perasaan” warga setempat saat ini, dengan tidak mengenakan bikini di pantai-pantai atau mengenakan celana pendek di tempat-tempat umum.
Bulan Oktober adalah awal musim liburan di dunia. Thailand kedatangan hingga tiga juta wisatawan dalam satu bulan. Para turis ini banyak menuju ke bar-bar dan tempat hiburan terkenal lainnya di Thailand. Tapi kematian Raja Bhumibol Adulyadej pada usia 88 seketika mengubah suasana liburan menjadi periode berkabung yang terbilang sangat lama. (dailymail/rsn-reinha)


