Perang Di Aleppo Dihentikan, 8.461 Warga Sipil Dievakuasi

Perang Di Aleppo Dihentikan, 8.461 Warga Sipil Dievakuasi

Perang Di Aleppo Dihentikan, 8.461 Warga Sipil Dievakuasi

REINHA.com – Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sekitar 8.461 warga sipil telah dievakuasi dari Aleppo Timur, Suriah, selama 24 jam terakhir setelah pertempuran melawan militan ISIS dihentikan sementara. Wilayah tersebut hingga kini masih dikuasai militan ISIS.

Penghentian sementara operasi militer Angkatan Darat Suriah di Aleppo selama periode 24 jam terakhir telah memungkinkan untuk mengevakuasi terorganisir sebanyak 8.461 warga sipil, termasuk diantaranya 2.934 anak-anak. Kementerian Pertahanan Rusia juga menambahkan bahwa spesialis militer terus mencari ranjau dan bahan peledak di daerah yang dilanda perang.

Militer Rusia melanjutkan kegiatan tambang dan penghapusan IED di area seluas sekitar 60.000 meter persegi. Pusat pemompaan air, dua pembangkit listrik, dua sekolah dan dua masjid juga di perbaiki agar dapat dipergunakan kembali.

Setidaknya 14 militan telah meletakkan senjata mereka dan menyerah kepada Tentara Suriah, mereka mendapatkan amnesti sesuai dengan Keputusan Presiden Bashar Assad.

Pada hari Kamis, FM Sergey Lavrov Rusia mengumumkan bahwa pasukan pemerintah Suriah menghentikan tindakan pertempuran melawan gerilyawan di Aleppo Timur untuk melaksanakan operasi “luar biasa” untuk mengevakuasi ribuan warga sipil yang terjebak di wilayah pertempuran.

“Pertempuran yang dilakukan oleh tentara Suriah di Aleppo Timur telah ditangguhkan karena operasi terbesar mengevakuasi warga sipil dari Timur Aleppo sedang dilakukan” ucap Lavrov. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.