
Turki Perkuat Operasi Suriah Dengan 300 Pasukan Khusus
REINHA.com – Sebanyak 300 pasukan khusus dari Turki dilaporkan telah bergabung dalam Operasi Perisai Efrat (Operation Euphrates Shield) untuk membantu serangan tentara Suriah dan pasukan Kurdi dalam melawan militan Negara Islam atau ISIS.
Menurut laporan dari sumber terpercaya, pasukan khusus dari 11 Komando Brigade tersebut baru-baru ini telah diterbangkan ke Suriah dari Bandara Militer Cardak, Turki. Namun tidak ada informasi terperinci tentang keberangkatan pasukan komando elit itu.
Pasukan Turki menyeberang ke Suriah pada 24 Agustus lalu, dengan dalih menargetkan militan ISIS yang berada di sepanjang perbatasan. Turki telah mendukung pergerakan Tentara Bebas Suriah (Free Syrian Army/FSA) di darat.
Setelah bulan pertempuran, Turki telah membantu FSA membersihkan wilayah seluas 1.800 kilometer persegi dari kekuasaan ISIS di Suriah Utara. Setelah membebaskan kota Dabiq, kemenangan FSA melawan ISIS berhenti di dekat kota Al Bab, di mana ISIS terus memegang kendali atas kota tersebut.
“Sejauh ini, sekitar 1.800 kilometer persegi, dari Jarabulus ke Azaz, dan selatan untuk Azaz, dan sampai ke wilayah Al Bab telah sepenuhnya dibersihkan dari teroris. Sangat penting untuk bertindak ekstra hati-hati di kota Al Bab karena amunisi milik Daesh (ISIS) terbesar ada di sana” ucap juru bicara kepresidenan, Ibrahim Kalin, pada hari Kamis kemarin.
Angkatan Darat Turki mengumumkan pada hari Kamis bahwa operasi udara dan darat telah ditangguhkan di sekitar Al Bab, yang terletak 40 km sebelah timur laut dari Aleppo dan 30 km sebelah selatan dari perbatasan Turki. Tentara kekhawatiran bahwa keterlibatan lebih lanjut akan membahayakan nyawa warga sipil yang terus digunakan ISIS sebagai perisai manusia. (rt/rsn-reinha)


