
Hubungan Rusia Dan AS Memburuk, Citibank Siap Tinggalkan Rusia
REINHA.com – Bank milik Amerika Serikat, Citibank cabang Rusia, telah mengurangi operasinya secara signifikan. Para pengamat perbankan percaya bahwa bank pemberi pinjaman tersebut sedang bersiap meninggalkan pasar Rusia, jika hubungan antara Rusia dengan AS terus memburuk.
Dalam dua tahun, bank tersebut telah menutup setengah dari cabang kantornya di Rusia. Dari total 48 cabang, turun menjadi hanya 24 cabang.
Sejak 2014, jumlah nasabah Citibank mengalami penurunan sebesar 40 persen menjadi 600.000 orang. Menurut kepala departemen perbankan bank swasta tersebut, Mikhail Berner, Citibank sedang merevisi portofolio, dan menyingkirkan akun yang tidak aktif.
Pendekatan ini dimulai pada tahun 2014, segera setelah pendinginan hubungan antara Rusia dan AS atas Krimea dan Ukraina timur. Ini adalah pertama kalinya mereka mengambil tindakan semacam itu sejak Citibank tampil di Rusia pada tahun 2002.
Sumber Kommersant mengatakan Citibank sekarang mengeluarkan beberapa pinjaman baru, dan ini adalah kebijakan yang disengaja dari pihak bank Amerika.
Menurut Egor Grigorenko, mitra di perusahaan konsultan Bain & Company, dalam satu setengah tahun tanpa pinjaman baru, bank tersebut akan kehilangan sepertiga dari portofolio pinjamannya di Rusia. Tujuan dari strategi tersebut adalah untuk mengurangi biaya operasional di tengah meningkatnya risiko ritel.
“Pendekatan ini juga akan membantu Citibank untuk segera menutup bisnisnya di Rusia jika terjadi ketegangan politik, sanksi baru atau masalah lainnya” kata Grigorenko. (rt/rsn-reinha)


