
China Gelar Kongres Partai Komunis Di Beijing
REINHA.com – Peristiwa politik terbesar di China, Kongres Partai Komunis, telah dimulai di Beijing dengan penjagaan keamanan yang ketat. Pemimpin partai dan presiden China, Xi Jinping, mengundang lebih dari 2.000 delegasi untuk menghadiri kongres tersebut.
Kongres Partai Komunis bersifat tertutup, diadakan setiap lima tahun sekali untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan China di masa yang akan datang. Kongres tersebut juga akan memutuskan pemetaan langkah untuk China selama lima tahun ke depan.
Xi Jinping, yang telah menjadi pemimpin China sejak tahun 2012, telah mengkonsolidasikan kekuasaan dan diperkirakan akan tetap menjadi ketua partai.
Tak lama setelah kongres berakhir, partai tersebut diperkirakan akan mengungkap anggota baru badan pembuat keputusan China, Politburo Standing Committee, yang akan memimpin negara tersebut.
Xi Jinping memulai pidato pembukaan kongres pada hari Rabu, 18 Oktober 2017, menyampaikan apa saja prestasi China selama masa jabatannya, dan mengatakan sosialisme dengan karakteristik China telah memasuki “era baru”.
Dia meminta anggota partai untuk “selalu berbagi takdir kita dengan orang-orang, selalu menjaga kehidupan yang lebih baik untuk orang-orang yang ada dalam pikiran”.
Xi Jinping juga berbicara tentang keberhasilan tindakan kerasnya dalam memberantas korupsi di dalam partai, dengan menghukum lebih dari satu juta pejabat.
Kota Beijing dihiasi dengan spanduk meriah untuk menyambut dan merayakan kongres tersebut.
Keamanan di Beijing dan sekitarnya juga ditingkatkan. Garis panjang terlihat awal pekan ini di stasiun kereta api karena pemeriksaan tambahan di hub transportasi.
Kongres tersebut juga mempengaruhi bisnis, dengan beberapa restoran, pusat kebugaran, klub malam dan bar karaoke dilaporkan ditutup karena peraturan keamanan diperketat. Kongres diperkirakan baru akan selesai minggu depan. (rsn-reinha)


