
Abu Mendiang Raja Thailand Disemayamkan Di Grand Palace
REINHA.com – Upacara pemakaman untuk mendiang Raja Thailand Bhumibol Adulyadej telah memasuki tahap akhir pada akhir pekan kemarin. Setelah selesai proses kremasi, abu Raja Bhumibol disemayamkan di dua kuil kerajaan dan di Grand Palace, Bangkok.
Proses pemakaman yang rumit telah dimulai sejak hari Rabu, 26 Oktober 2017. Setelah sebelumnya jenazah almarhum disemayamkan selama setahun masa berkabung.
Pada hari Kamis, 27 Oktober 2017, ratusan ribu orang berbaris di jalanan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Raja yang memerintah mereka selama lebih dari 70 tahun. Sebelum kemudian almarhum dikremasi dengan kayu api kerajaan yang dinyalakan oleh anaknya, Raja Maha Vijaralongkorn.
Periode berkabung selama setahun berakhir pada hari Minggu tengah malam, 29 Oktober 2017. Bersamaan dengan upacara terakhir, di mana Raja Vajiralongkorn memilih sejumlah abu ayahnya untuk disemayamkan di dua kuil kerajaan dan di Grand Palace.
Persiapan untuk acara pemakaman ini memakan waktu hampir setahun, termasuk menyiapkan kompleks kremasi besar di dekat istana. Situs kremasi menampilkan patung-patung makhluk mitos dan binatang seperti singa dan gajah.
Raja Bhumibol meninggal dunia dalam usia 88 tahun pada Oktober tahun lalu. Selama lebih dari 70 tahun memerintah Thailand, Raja Bhumibol dipandang sebagai sosok ilahi, seorang pria yang tenang dan bijaksana dengan membantu Thailand menghindari konflik yang menimpa negara-negara tetangga. (rsn-reinha)


