Diterpa Isu Hoax, Mahfud MD Santai Menjawabnya

REINHA.com – Kabar bohong atau hoax kembali ramai dibicarakan di tanah air, kerihuan ini kembali terjadi ketika pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku penyebar konten hoax yang tergabung dalam komunitas Muslim Cyber Army (MCA).
Tertangkapnya komunitas hoax ini dikritik oleh politisi partai Gerindra Fadli Zon. Fadli mengatakan penangkapan MCA ini adalah sebuah upaya untuk mematikan Demokrasi.
“Ini adalah upaya untuk mematikan demokrasi. Harus betul-betul dicek apa yang dimaksud dengan hoax. Apakah ini bagian dari kebebasan berpendapat atau apa,” kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3).
(Baca juga: Fadli Zon Resmi Laporkan Ananda Sukarlan)
Taklama setelah pernyataan tersebut, pengguna media sosial khususnya pengguna Twitter dihebohkan dengan unggahan foto dimana dalam keterangan foto tersebut menybutkan Prabowo Subianto dan Fadli Zon sedang makan bersama dengan admin MCA.
Buntut dari kabar itu, Fadli Zon melaporkan Ananda Sukarlan Ke Bareskrim. Laporan Fadli Zon ini terkait dengan kicauan Ananda di akun twitternya, dimana Ananda mengajak netizen untuk me-retweet postingan sebuah akun bernama @stlaSoso1 yang menuding Fadli Zon dan Prabowo Subianto sedang makan bersama admin Muslim Cyber Army (MCA).

Tidak hanya elit partai Gerindra yang diterpa isu hoax. Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Dr. Mahfud MD juga diterpa isu hoax. Dalam sebuah screenshot postingan terlihat tulisan yang mengatakan Mahfud MD membenarkan kepergian Habib Rizieq karena Rizieq mau dihabisi penguasa.
“Nabi saja Hijrah saat mau dihabisi Kaum Kafir Quraisy. Kenapa Habib Rizieq tidak boleh Hijrah saat mau dihabisi penguasa?”.

Prof. Dr. Mahfud MD menanggapi bijak isu hoax ini dengan mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.
Netizen pun meminta Mahfud MD melaporkan perihal tersebut ke polisi. Namun Mahfud mengatakan tidak ada manfaatnya melaporkan hal tersebut.

“Untuk apa juga melaporkan yang begitu. Saya tidak rugi juga. Saya cukup membantah bahwa itu bukan statement saya.”

Menjawab salah satu pertanyaan netizen yang mengatakan bahwa hoax wajib dilapor agar pelaku kapok, Mahfud menjawab “Siapa yang mewajibkan? Mau lapor boleh, mau tidak juga boleh. Lihat-lihat isinya juga, menista dan merugikan apa tidak. Kalau orang wajib melaporkan hoax, tiap hari kita bisa melaporkan ratusan hoax. Tak ada kerjaan, apa?
# Diterpa Isu Hoax, Mahfud MD Santai Menjawabnya (jmw-reinha)


