UIN Yogya Akan Pecat Dosen Dan Mahasiswi Bercadar, Ini Tanggapan Fahri Hamzah

REINHA.com – Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta akan memecat mahasiswi dan dosen yang tetap mengunakan cadar saat menjalani proses belajar mengajar dan berakvitas di dalam area kampus.
Selain itu UIN Sunan Kalijaga juga akan memecat dosen-dosen yang terindikasi ikut dalam organisasi terlarang, Hizbut Tahrir Indonesia alias HTI.
(Baca juga: Fahri Hamzah: Saya Sedih Presiden Tidak Punya Penasehat Tata Negara)
“HTI kan dilarang pemerintah maka kita harus ikuti larangan. Apalagi saat ini larangan tersebut belum dibatalkan lembaga peradilan,” ujar Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, Senin, 5 Maret 2018.
Lebih lanjut lagi Yudian mengatakan bahwa dirinya siap dipecat jika kebijakan yang dia lakukan itu salah.
“Kalau masih nekat ya silakan keluar dari kampus. Toh kalau kebijakan itu salah, saya siap dipecat,” kata Yudian.
Menanggapi perihal tersebut, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan melalui akun Twitternya bahwa Rektorat liberal umumnya memiliki otak minim.

“Rektorat liberal itu umumnya otak mini ya …di kampus aja orang Gak bisa berbeda pendapat…baru zaman sekarang…setelah orba melarang jilbab dulu…memalukan!.”
Salah seorang netizen dengan akun bernama @hasmi_bakhtiar pun mempertanyakan hal tersebut melalui akun Twitternya.

“Rektor UIN itu sebenarnya anti mereka yang bercadar atau anti mereka yang berislam? Kalau anti bercadar bisa diskusi, tapi kalau anti berislam bisa perang kita.”
Menjawab pertanyaan netozen tersebut Fahri Hamzah mengatakan bahwa kaum liberal kini sedang belajar menjadi tirani.

“Sabar bos…Kaum liberal lagi belajar jadi tiran…Cadar aja dia Gak paham apalagi Islam…dulu dia bilang jilbab mode, giliran orang bermode ria dia sakit perut…aneh nih orang2an liberal nih…”
# UIN Yogya Akan Pecat Dosen Dan Mahasiswi Bercadar, Ini Tanggapan Fahri Hamzah (jmw-reinha)


