Jumlah Anak-anak Penderita Depresi Meningkat Dalam 3 Tahun Terakhir

REINHA.com – Jumlah anak-anak penderita depresi tercatat mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir di beberapa negara Eropa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari jumlah resep obat antidepresan yang dikeluarkan oleh pusat-pusat layanan kesehatan di Inggris, Skotlandia dan Irlandia Utara.
Di Inggris, ada kenaikan sebanyak 15%. Skotlandia mengalami peningkatan 10%. Dan di Irlandia Utara jumlahnya naik sebanyak 6%. Secara keseluruhan, ada 950.000 resep yang dikeluarkan antara April 2015 dan Maret 2018.
Peningkatan paling tajam terlihat pada pasien termuda, mereka yang berusia 12 tahun ke bawah, di mana jumlah resep naik rata-rata sebesar 24%, dari 14.500 menjadi hampir 18.000.
(Baca juga: Inggris Legalkan Penggunaan Ganja Untuk Kepentingan Medis)
NHS Inggris, NHS Skotlandia dan Badan Perawatan Kesehatan dan Sosial di Irlandia Utara semua mengatakan mereka berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan mental untuk anak-anak.
“Saat ini hanya satu dari empat anak dan remaja yang dirawat karena masalah kesehatan mental mereka. Fakta bahwa resep untuk antidepresan meningkat dapat mencerminkan langkah yang lambat tetapi stabil untuk mengobati semua orang yang tidak sehat” ucap Dr Bernadka Dubicka, yang memimpin fakultas anak dan remaja di Royal College of Psychiatrists.
“Tetapi pentingnya memberi anak akses ke terapi psikologis tidak bisa dilebih-lebihkan. Apa yang tidak kita ketahui dari data hari ini adalah mengapa antidepresan ini diresepkan, dan bagaimana itu bisa terjadi”
“Sangat penting bahwa antidepresan digunakan dengan bijaksana, dimonitor dengan hati-hati, dan risiko dan manfaat dari obat tersebut harus dinilai dalam setiap kasus individual” lanjut Dr Bernadka.
# Jumlah Anak-anak Penderita Depresi Meningkat Dalam 3 Tahun Terakhir


