Sindir Prabowo-Sandi, Fadli Zon Ingatkan Yusril Agar Tidak Lupa Sejarah

REINHA.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, bahwa dirinya bersama Prabowo Subianto turut membantu dan memperjuangkan PBB. Fadli Zon pun mengatakan bahwa dirinyalah yang mengajak Yusril untuk bergabung dengan PBB saat itu.
“Saya ingatkan Yusril Ihza Mahendra, saya ikut lahirkan PBB dan Prabowo ikut membantu partai ini bisa hadir pada waktu itu (1998). Yang ikut mengajak anda ke partai baru waktu itu adalah saya dan alm. Farid Prawiranegara, putra Pak Sjafroeddin Prawiranegara. Jangan lupa sejarah. Lalu kami keluar.” kata Fadli Zon di akun Twitter miliknya.
(Baca juga: Wiranto Dan Mendagri Australia Pimpin Pertemuan Bahas Terorisme)
Perkataan Fadli Zon diatas untuk menanggapi apa yang dikatakan oleh Yusril Ihza Mahendra. Yusril mengatakan bahwa dirinya kurang menyakini Prabowo sangat Islam.
“Jadi kalau Pak Prabowo dianggap sangat Islam, saya sendiri kurang percaya juga dengan hal itu. Apa iya? Sebab, nggak ada track record-nya,” kata Yusril, yang baru ditunjuk sebagai kuasa hukum pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, seperti yang dikuti dari detik.com.
Selain itu Yusril juga mempertanyakan kapan Sandi menjadi anggota PII (Pelajar Islam Indonesia) atau HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) atau apa pun. “Atau ketika ulama dikriminalisasi, dia teriak atau dia melawan?”.
Yusril pun memberikan contoh, ketika beberapa waktu lalu ada masalah dengan warga Luar Batang, Jakarta Utara, yang boleh dibilang sepenuhnya warga muslim, tak ada suara atau langkah pembelaan dari kedua tokoh tersebut.
“Yang jelas, saya turun lebih dulu, setelah itu barulah Sandi masuk. Jadi, nggak bisa juga dianggap (Sandi) sebagai pejuang Islam yang jelas komitmen dan sikapnya dalam memperjuangkan Islam,” papar Yusril.
# Sindir Prabowo-Sandi, Fadli Zon Ingatkan Yusril Agar Tidak Lupa Sejarah


