Kisah Cinta Kakek Arifin Yang Menunggu Kekasihnya Selama 48 Tahun Di Emperan Toko

Kisah Cinta Kakek Arifin Yang Menunggu Kekasihnya Selama 48 Tahun Di Emperan Toko

Kisah Cinta Kakek Arifin Yang Menunggu Kekasihnya Selama 48 Tahun Di Emperan Toko

@fb M Nur Yusron

REINHA.com – Sebuah kisah cinta yang mengharukan, dimana seorang kakek menunggu kekasihnya viral di Media Sosial. Kisah itu awalnya dibagikan oleh pengguna Facebook bernama Muhammad Nur Yusron yang kemudian dibagikan lagi di Twitter oleh akun @_n0t4lfiaccount pada Selasa (9/2) yang sudah disukai hingga 79 ribu lebih.

Kisah tersebut menceritakan tentang seorang kakek bernama Mr.Gombloh atau Pak Arifin yang menunggu kekasihnya kembali sejak tahun 70-an. Penantian panjang selama kurang lebih 48 tahun tersebut tidak membuahkan hasil, sang kekasih tak kunjung datang. Awal tahun 2018 menjadi akhir dari penantian Kakek Arifin.

(Baca juga: Selama 20 Tahun Pria Ini Menunggu Kekasihnya Di Depan Stasiun)

Berikut kisah Pak Arifin yang dikutip dari FB Muhammad Nur Yusron.

Mr.Gombloh atau Pak Arifin , Pria setia yang menanti sang Kekasih kembali dari tahun 70′ di sudut kawasan Kayu Tangan kota Malang hingga akhir masa hayatnya.

Dikisahkannya dalam caption foto tersebut, Kakek Arifin hampir setiap hari berada di tempat yang sama di kawasan Kayutangan. Dia duduk di emperan sebuah toko dengan maksud untuk menunggu kekasihnya tiba. Ada yang bilang, penantian panjang itu sudah dilakukannya mulai tahun 70-an, 80-an, dan 90-an, entah mana yang benar. Menurut cerita, si kakek terpisah dengan kekasihnya pada suatu hari ketika terjadi peristiwa politik di Kota Malang. Menariknya, pasangan ini saling berjanji akan bertemu lagi di tempat yang sama di mana si kakek menanti itu jika situasi kota sudah aman.

(Baca juga: Tanda Cinta, Pria Ini Tanam 4 Mil Bunga Matahari)

Kakek Arifin menepati janjinya untuk menunggu sang kekasih di tempat di mana mereka berjanji akan bertemu. Namun sayang, sang kekasih tak kunjung tiba untuk menepati janjinya. Tak diketahui apa alasan si kekasih. Bahkan keberadaannya pun si kakek tidak mengetahuinya, apakah masih hidup atau sudah meninggal. Namun, kesetiaan yang membawa langkah kakinya dari rumahnya di Ngantang menuju kawasan Kayutangan. Ia masih percaya suatu saat nanti kekasihnya akan tiba.

Awal tahun 2018 menjadi akhir dari penantian Kakek Arifin. Usai ditemukan terkulai lemas di trotoar dengan kelopak mata lebam karena terbentur sesuatu, ia dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar. Namun, kondisinya yang parah membuat nyawanya tak tertolong. Kabarnya, si kakek menjadi korban tabrak lari orang yang tak mau bertanggung jawab.

Kesetiaan Kakek Arifin akan selalu dikenang oleh orang-orang yang mengenalnya, baik yang pernah bertemu langsung dengannya maupun hanya sekadar trenyuh mendengarnya. Harapannya kisah itu tak hanya diketahui publik, melainkan juga menginspirasi semua orang, bahwa cinta sejati itu ada.

# Kisah Cinta Kakek Arifin Yang Menunggu Kekasihnya Selama 48 Tahun Di Emperan Toko

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.