Seberapa Penting Mineral Untuk Tubuh

REINHA.com – Selain karbohidrat, protein, lemak dan vitamin, tubuh juga memerlukan mineral untuk membantu menjalankan proses metabilisme dalam tubuh.
Mineral merupakan zat yang terdapat di alam dengan kandungan kimia homogen, dan bentuk yang teratur (sistem kristal) yang terbentuk secara alamiah atau melalui proses anorganik. Mineral juga termasuk salah satu zat makanan yang penting untuk tubuh manusia untuk pembentukan hormon, gigi, tulang dan darah.
(Baca juga: Peneliti Temukan Cara Menyerang Produksi DNA Tumor Tanpa Merusak Sel Sehat)
Mineral sendiri dibagi dalam dua jenis, yaitu makromineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak dan mikromineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang kecil.
Berikut adalah beberapa fungsi mineral bagi tubuh diantaranya yakni:
• Membantu dan membina kesehatan otot jantung dan saraf
• Membuat dan menghasilkan beragam jenis enzim.
• Memelihara, mengeraskan serta mengatur tulang dan proses faal pada tubuh.
• Kontraksi pada otot dan respon saraf.
• Membantu dalam pembuatan antibodi.
• Melindungi keseimbangan air serta asam basa dalam darah.
• Membuat kerangka tubuh, otot, dan gigi.
• Melindungi kesehatan tulang.
• Melindungi fungsi otak.
• Mencegah nyeri otot.
• Berperan dalam proses pembangunan sel.
• Mengangkut oksigen ke semua tubuh.
Terdapat kekurangan dan kelebihan yang tubuh kita peroleh dalam mengkonsumsi mineral.
Akibat kekurangan mineral, antara lain :
- Kurang asupan natrium, dapat menyebabkan turunnya nafsu makan dan kejang-kejang
- Tulang menjadi rapuh, mudah bengkok dan patah,dan dapat menghambat pertumbuhan bila kurang asupan kalsium
- Kerusakan pada bagian tulang jika tubuh kekurangan fosfor
- Kurangnya magnesium bisa menyebabkan diare dan muntah-muntah
Kelebihan mineral juga bisa berakibat buruk untuk tubuh, yakni:
- Tubuh bisa mengalami keracunan jika mengkonsumsi natrium secara berlebih
- Kelebihan jumlah kalsium dapat menyebabkan batu ginjal
- Fosfor yang berlebih bisa menyebabkan kejang-kejang
- Kelebihan sulfur dalam tubuh bisa mengakibatkan pertumbuhan menjadi terhambat
(Baca juga: WHO: Berada Di Urutan Pertama Kanker Payudara Kalahkan Kanker Paru-paru Sebagai Varian Penyakit Paling Umum Di Dunia)
Karena mineral merupakan salah satu zat makanan yang penting untuk tubuh manusia, berikut ini beberapa mineral beserta contoh makanannya :
- Kalsium (Ca)
Kalsium merupakan jenis mineral yang sangat penting dan juga sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kalsium berfungsi untuk membantu proses pembentukan tulang dan gigi serta dibutuhkan untuk proses pembekuan darah, transmisi sinyal sel saraf dan kontraksi otot dan sebagai metabolisme energi.
Beberapa contoh makanan yang kaya akan kalsium adalah susu, yoghurt, keju, dan makanan laut.
- Zat besi
Zat Besi merupakan salah satu jenis mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam memproduksi hemoglobin, komponen sel darah merah yang nanti akan membawa oksigen keseluruh tubuh. Orang yang kekurangan zat besi akan mudah merasa lelah, karena tubuh mereka kekurangan oksigen. Zat besi adalah bagian dari mioglobin yang berfungsi untuk membantu menyimpan oksigen pada otot serta memperkuat sistem imunitas dalam tubuh.
Ada banyak sekali contoh makanan yang mengandung zat besi, diantarnya adalah : kacang-kacangan, kerang, sayuran hijau, daging merah dan juga hati.
- Magnesium
Magnesium memegang peranan penting sebagai kofaktor berbagai enzim dalam tubuh. Magnesium bertindak sebagai katalisator dalam reak¬si-reaksi biologis di dalam tubuh. Termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat. Kegu¬naan lain magnesium pada lansia atau lanjut usia adalah membantu pe¬nyerapan kalsium oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dari risiko osteoporosis.
Bahan nabati seperti halnya sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan sumber magnesium yang baik. Sedangkan buah-buahan umumnya mengandung sedikit magnesium.
- Natrium
Natrium merupakan komponen garam dapur yang dikenal sebagai natrium klorida (NaCl). Natrium bertanggung jawab untuk pengaturan kandungan air tubuh dan keseimbangan elektrolit. Pengendalian kadar natrium tubuh tergantung pada keseimbangan antara pengeluaran dan penyerapan natrium di ginjal, yang diatur oleh sistem saraf dan hormon. Natrium juga dibutuhkan untuk penyerapan zat-zat gizi tertentu dan air dari usus.
Hampir semua makanan mentah mengandung sejumlah kecil natrium klorida (garam dapur). Namun, garam sering ditambahkan dalam pembuatan, pemasakan dan penyajian makanan.
- Fosfor
Fosfor merupakan komponen kunci dari struktur yang mendasari DNA dan juga membantu membentuk membran sel yang mengontrol apa yang bisa dan tidak bisa masuk ke dalam sel individu. Seperti kalsium, fosfor berkontribusi dalam kekuatan gigi dan tulang. Fosfor juga membantu sel-sel individual untuk mengubah makanan menjadi energi dan juga merupakan pemain utama dalam sistem yang menjaga kadar keasaman yang seimbang dalam tubuh.
Sumber utama fosfor banyak ditemukan dalam berbagai jenis makanan yang mengandung tinggi protein, antara lain : daging, kacang, yogurt, keju, tempe, ikan laut, kerang, udang, kepiting, telur.
- Yodium
Yodium merupakan bagian penting dari hormon tiroid yang berperan dalam mengatur seluruh proses metabolisme dalam tubuh. kekurangan yodium dapat menyebabkan gejala hipotiroid, seperti kenaikan berat badan dan munculnya gondok. Umumnya, tubuh memerlukan sekitar 150 mcg asupan yodium per hari.
Yodium banyak ditemukan dalam makanan laut, seperti ikan, udang, dan rumput laut. Namun, menggunakan garam dapur beryodium pada masakan rumah sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan mineral ini.
- Selenium
Selenium memiliki peran antioksidan yang dapat membantu mengatasi racun, serta membantu hormon, sistem imun, dan melindungi sel dari proses oksidasi sendiri. Kurang selenium bisa memicu terjadinya masalah jantung dan gangguan sistem kekebalan tubuh.
Selenium banyak terdapat dalam daging ayam, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sesuai dengan jenisnya yang merupakan mikro mineral, tubuh hanya membutuhkan asupan selenium sekitar 55 mcg per hari.
- Sulfur
Sulfur memiliki nama lain yaitu belerang dan merupakan bahan mineral yang penting karena berfungsi untuk membantu proses pembentukan dibagian kartilago dan tendon. Makanan yang mengandung sulfur banyak terdapat dalam daging, telur, dan susu.
# Seberapa Penting Mineral Untuk Tubuh



