Pentas “Ibu Tanah” Di Pulau Cendana Menggugah Nilai Dan Budi Dari Leluhur

REINHA.com – Tokoh Pemuda Solor, Dominikus Pehan Wujon, mengatakan pentas ketiga Nara Teater di pulau Solor, tepatnya di Desa Bubu Atagamu (Kamis 26 Juli 2025), menggugah nilai dan budi dari leluhur yang telah lapuk ditelan waktu.
“Nara Teater dengan pentas Ibu Tanah di pulau cendana mengugah nilai dan budi dari leluhur yang telah lapuk ditelan waktu” kata Dominikus.
(Baca juga: Pentas Di Lembata, Penonton: Terimakasih Nara Teater Sudah Menyuarakan Kegelisahan Kami)
“Solor sebagai tanah yang pernah disinggahi oleh negara eropa dalam ekspedisi rempah-rempah, membara, perang saudara dengan teknik adu domba dari penjajah, membuat saudara jadi lawan, penjajah dengan leluasa menguasai dan menguras hasil alam” ungkap Dominikus.
“Nara Teater secara tersirat menggambarkan kisah tersebut dalam pentas Ibu Tanah yang luar biasa ini” ucap Dominikus.
Dominikus melanjutkan, di zaman modern, tanah telah dikuasai oleh pihak-pihak yang menganggap diri lebih berkuasa dan menyalahgunakan tanah leluhur tersebut.
Pentas Ibu Tanah dipahami oleh Dominikus sebagai rahim yang menghidupkan, sebagai alfa dari kehidupan, oleh karena itu perlu untuk secara bersama-sama menjaganya.
# Pentas Ibu Tanah Di Pulau Cendana Menggugah Nilai Dan Budi Dari Leluhur



