Kecam Trump, Puluhan Ribu Warga Korut Berkumpul

Kecam Trump, Puluhan Ribu Warga Korut Berkumpul

REINHA.com – Ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat terus meningkat. Kali ini ketegangan diperlihatkan dengan berkumpulkan puluhan ribu warga Korea Utara di Kim Il Sung Square di Pyongyang. Mulai dari siswa sekolah hingga pekerja pabrik, mereka berkerumun hanya untuk mengecam Presiden AS, Donald Trump.

Para siswa sekolah berbaris rapi dengan mengenakan kemeja putih dan dasi merah, meneriakkan slogan-slogan dan memegang spanduk. Salah satu spanduk berbunyi “Mari kita menjaga dengan nyawa kita, partai komite pusat yang dipimpin oleh kamerad besar Kim Jong Un”. (Baca juga: Hina Korut Di Mata Dunia, Kim Jong-un: AS Akan Membayar Mahal Atas Ucapan Trump)

“Saya ingin menurunkan pena dan mengangkat sejata untuk melakukan tugas saya untuk mempertahankan tanah air” ucap seorang mahasiswa teknik mesin kepada media lokal, “Trump adalah warmonger dan backstreet gangster. Sangat menggelikan orang seperti dia bisa menjadi politisi” lanjutnya.

Sementara itu, kerumunan besar pekerja dan penduduk lokal lainnya mendengarkan dan bertepuk tangan saat para pembicara menggemakan teguran Kim Jong-un yang pedas kepada Presiden Trump sebagai “dotard yang sakit jiwa” di awal minggu ini.

“Kami tidak takut apa-apa, kami tidak takut karena kami memiliki jenderal terbesar, Pemimpin Tertinggi Kamerad Kim Jong-un. Kami pasti akan mendapatkan kemenangan” ucap pejabat kementerian perlindungan lingkungan Han Kwang Nam.

Ketegangan tanpa akhir di Semenanjung Korea, dengan Republik Rakyat Demokratik Korea Utara (DPRK) di satu sisi, dan Amerika Serikat dan sekutunya di sisi lain, didorong oleh retorika perang dan aksi militer yang provokatif dari kedua belah pihak.

Dalam pidatonya yang paling baru, Presiden Trump men-tweet pada hari Jumat bahwa Kim Jong-un adalah “orang gila yang tidak keberatan untuk membuat bangsanya kelaparan atau membunuh mereka”. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.