Australia Ingin Menjadi Eksportir Ganja Nomor Satu Di Dunia

REINHA.com – Pemerintah Australia telah mengungkapkan keinginan mereka untuk menjadi eksportir obat terlarang jenis ganja nomor satu di dunia.
Negara ini berencana mengubah peraturannya untuk bergabung dengan Kanada dan Belanda dalam menjual produk di luar pasar domestik. Uruguay dan Israel juga telah mengumumkan rencana serupa.
Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, mengatakan langkah tersebut juga akan membantu pasien yang menggunakan ganja sebagai pengobatan.
(Baca juga: SpaceX Luncurkan Satelit Yang Bisa Mengirim Pesan Ke Alien)
Australia telah mengesahkan penggunaan ganja sebagai obat legal pada tahun 2016. Namun menggunakan obat tersebut untuk kepentingan rekreasi (selain pengobatan) tetap dianggap ilegal.
“Tujuan kami sangat jelas: memberi petani dan produsen Australia kesempatan terbaik untuk menjadi Eksportir obat ganja nomor satu di dunia” kata Hunt.
Mengubah peraturan nasional akan memerlukan persetujuan parlemen. Itu bisa terjadi segera setelah Februari dengan dukungan dari oposisi Partai Buruh.
(Baca juga: Warga Australia Dukung Pernikahan Sesama Jenis)
Australian Broadcasting Corp melaporkan bahwa perubahan tersebut akan mencakup produk obat ganja termasuk minyak, tambalan, semprotan, pelega tenggorokan dan tablet.
Hunt mengatakan bahwa perubahan tersebut akan merangsang industri lokal. Pasar global untuk obat ganja bisa meroket hingga 55 miliar dollar Australia pada tahun 2025, menurut perkiraan oleh perusahaan konsultan Amerika Serikat Grand View Research.
Awal pekan ini, California menjadi negara bagian AS terbesar yang melegalkan penggunaan ganja untuk rekreasi.
# Australia Ingin Menjadi Eksportir Ganja Nomor Satu Di Dunia (rsn-reinha)


